Apa Tanda Kampas Rem Mobil Sudah Aus dan Perlu Diganti?

icon 27 April 2026
icon Admin

Kampas rem mobil letaknya berada di dekat roda. Seperti namanya, secara umum fungsi utamanya berkaitan dengan pengereman. Seperti membantu pengereman menjadi lebih mudah, membantu mengatur pengereman.

Selain itu juga membantu Anda melewati medan sulit dengan lebih mudah. Namun seiring berjalannya waktu kampas rem mobil bisa mengalami keausan. 

Jika terjadi, Anda harus segera melakukan perbaikan. Lantas, apa saja tanda kampas rem mobil sudah mengalami keausan? Berikut informasinya untuk Anda. 

Tanda Kampas Rem Mobil Mengalami Keausan  

Penting bagi Anda untuk memahami tanda kampas rem mobil aus. Dengan demikian Anda bisa melakukan perawatan secara tepat waktu. Berikut beberapa tandanya:

  1. Muncul Bunyi Mendecit Ketika Pengereman 

Tanda pertama bisa Anda dengar melalui bunyi yang muncul saat pengereman. Bunyi tersebut seperti gesekan atau decitan. 

Biasanya bunyi muncul karena gesekan logam yang terjadi pada cakram karena lapisan kampas rem mobil mulai menipis. Apabila Anda biarkan, suara tersebut akan mengganggu dan merusak cakram rem. 

  1. Pedal Rem Keras atau Dalam Ketika Diinjak 

Ketika kampas rem mobil Anda sudah menipis, maka tekanan hidrolik yang dibutuhkan untuk menekan piringan akan menjadi lebih besar. 

Akhirnya pedal rem Anda akan terasa lebih dalam atau keras ketika Anda menginjaknya. 

Kondisi tersebut adalah ciri-ciri bahwa di dalam sistem hidrolik terdapat udara atau tekanan minyak rem tidak seimbang. Namun kampas rem mobil yang aus menjadi penyebab utama. 

  1. Muncul Getaran Saat Menginjak Pedal Rem 

Selain menjadi dalam atau keras, pedal rem juga bisa bergetar ketika Anda menginjaknya. Biasanya kondisi ini terjadi karena kampas rem yang aus sehingga permukaannya tidak rata. 

Akhirnya piringan cakram dari rem kehilangan kemampuan dalam mencengkram secara sempurna. Getaran pun terjadi saat Anda menginjak pedal rem. Getaran tersebut bisa sampai ke setir mobil apabila kondisinya sudah buruk. 

  1. Lampu Indikator Terkait Rem Menyala 

Beberapa mobil masa kini sudah dilengkapi dengan sensor untuk deteksi kondisi kampas rem mobil. Termasuk ketebalannya. 

Anda bisa melihat lampu indikator ini di dashboard. Apabila lampu tersebut menyala, maka kemungkinan kampas rem mobil Anda sudah mengalami keausan dan harus segera diganti. 

Jangan mengabaikan lampu indikator ini ya karena jika menunda perbaikan bisa mengancam keselamatan. 

  1. Jarak Mengerem Mobil Lebih Panjang 

Kampas rem mobil yang mengalami keausan akan menyebabkan gaya gesek turun. Kondisi tersebut akan menyebabkan mobil Anda membutuhkan jarak panjang untuk bisa berhenti. 

Tentunya sangat membahayakan terutama ketika Anda melaju dengan kecepatan tinggi. Apabila Anda merasa rem sudah tidak pakem atau butuh waktu lebih panjang agar mobil berhenti, maka segera lakukan pemeriksaan. 

  1. Berkurangnya Minyak Rem 

Minyak rem mobil yang sudah menurun biasanya berkaitan dengan kondisi kampas rem mobil yang sudah aus. Saat kampas tersebut menipis, maka minyak rem akan bergerak lebih jauh agar bisa mengisi celah di antara piringan rem dan piston. 

Jika tidak ada kebocoran, maka penurunan volume minyak rem tersebut bisa disebabkan oleh kampas rem mobil perlu untuk diganti. 

  1. Muncul Aroma Gosong dan Asap Ketika Pengereman Keras 

Apabila Anda melakukan pengereman keras dan mencium aroma gosong atau ada asap, bisa jadi kampas rem mobil Anda panas atau mengalami keausan. 

Overheating tersebut terjadi karena gesekan logam yang terjadi secara langsung antara dudukan kampas rem dan cakram. Apabila kondisi tersebut terjadi, sebaiknya Anda segera stop kendaraan dan melakukan pemeriksaan sistem rem. 

Kampas rem mobil yang mengalami keausan bukanlah kondisi yang bisa diabaikan. Ini karena berkaitan dengan keselamatan Anda secara langsung. 

Maka dari itu jika sudah menemui berbagai tanda keausan di atas, segera ke bengkel resmi Suzuki. Lakukan reservasi jadwal melalui https://suzukicintadamai.co.id/.