Kesalahan saat Mengganti Kampas Rem yang Bisa Bikin Rem Tidak Pakem

icon 12 December 2025
icon Admin

Jika kampas terlalu tipis, rem tidak akan menghasilkan tekanan yang cukup sehingga memanjangkan jarak pengereman. Sebaliknya, ketebalan berlebih menciptakan gesekan konstan yang tidak terlihat tetapi dapat menurunkan efisiensi bahan bakar dan meningkatkan risiko rem terkunci.

  1. Tidak Melumasi Bagian yang Memang Perlu Pelumas

Meskipun kampas rem tidak boleh terkena pelumas, ada beberapa bagian yang justru membutuhkan pelumasan tipis, seperti titik geser pada dudukan kampas. Tanpa pelumasan ini, pergerakan kampas menjadi kaku dan dapat menyebabkan kampas tidak kembali ke posisi netral.

Ketika kampas macet, Anda akan merasakan rem seolah berat, bahkan pedal terasa tidak bebas. Kondisi ini mengurangi sensitivitas pengereman dan membuat kampas cepat habis di satu sisi saja.

  1. Tidak Menguji Performa Rem Setelah Penggantian

Kesalahan besar lainnya adalah langsung menggunakan kendaraan tanpa melakukan tes pengereman. Pengujian ini penting untuk memastikan kampas rem terpasang sempurna dan respons hidrolik bekerja normal.

Uji pengereman hendaknya dilakukan secara bertahap, dimulai dari kecepatan rendah. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada suara, getaran atau ketidaknormalan lain yang muncul setelah penggantian.